Beauty Of Tarempa, Kepulauan Anambas

Menjelang akhir tahun 2012, Nov-Desember 2012 saya melangkahkan kaki ke kabupaten terluar dari Indonesia, Yaitu Kepulauan Anambas. Kalau dibilang sangat beruntung bisa berada di sana, karena belum banyak informasi tentang Pulau Tarempa. Selain karena kabupaten baru dan juga karena lokasinya yang jauh di pulau terluar. Namun sayang, belum sempat mengelilingi semua objek wisata terutama pulau bawah yang kesohor itu (Pulau bawah ditetapkan sebagai pulau tropis terindah se asia).

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Pulau Tarempa merupakan  merupakan ibukota Kabupaten Kepulauan Anambas. Sebuah kepulauan yang terletak di sebelah timur negara tetangga, Malaysia. Pulau memiliki keindahan alam laut dan Pulau-pulau nan menawan.

Fasilitas disana cukup lengkap, ada listrik, air dan sinyal telpon serta warnet. Fasilitas terlengkap untuk ukuran daerah pulau terpencil. Namun biaya hidup disana sangat mahal. Mahal untuk membeli makanan, tetapi murah jika hanya beli lauk pauknya saja (Nasinya masak sendiri, hehe) seperti ikan dan hasil laut lainnya.

AKSES MASUK

Jika posisi anda sekarang berada di Jakarta, anda bisa mencapai Tarempa lewat beberapa alternatif. Anda bisa terlebih dahulu mengambil penerbangan ke Batam, dan dari Batam silakan mengambil hanya flight yang disedikan Sky Aviation tujuan Matak (Anambas). Penerbangan setiap hari Senin, Rabu, Jum’at dan Sabtu sekitar pukul 11.00 wib. Harganya tiketnya flat tarif sekitar 1 juta Rupiah. Dari Matak anda akan dijemput oleh minibus, kemudian naik ferry lebih kurang 20 menit ke Tarempa (Ibukota Kabupaten Kepulauan Anambas. Alternatif lain anda bisa ambil flight Jakarta-Tanjung Pinang (ibukota Provinsi Kepri), kemudian dari Tanjung Pinang anda naik ferry VOC Batavia tujuan Tarempa (Anambas), lama perjalanan kurang lebih delapan jam, dan berlayar ke Anambas setiap hari Senin dan Jum’at, dengan harga tiket sekitar Rp.300.000. Pilihan lainnya dari Tanjung Pinang (lewat pelabuhan Kijang) silakan naik KM.Bukit Raya (kapal Pelni berkapasitas 900 penumpang) tujuan Tarempa. Lama perjalanan kurang lebih 17 jam dengan harga tiket sekitar Rp.150.000,dan berlayar ke Anambas pada hari Sabtu setiap dua minggu sekali.

Ada beberapa tempat menarik yang wajib anda kunjungi, diantaranya adalah pulau Durai, pulau yang hanya dihuni satu keluarga itu menawarkan alam yang menawan, di pulau yang ditetapkan sebagai kawasan konservasi penyu itu anda bisa mengintip penyu-penyu bertelur, atau ikut melepaskan tukit (anak-anak penyu) ke habitatnya. Selain pulau Durai ada juga pulau Penjalin dan pulau Temawan yang pasir pantainya bersih putih seperti tepung. Jika anda petualang yang cukup berani, berkemah di kedua lokasi itu adalah tawaran yang pas.

Pulau Durai

Pulau Durai

Tak jauh dari pusat kota di Tarempa, anda bisa mengunjungi air terjun Temburun yang bertingkat tujuh, suasana hutan sekitar yang masih perawan akan menambah ketakjuban anda pada alam Anambas.

524738_4537023296067_1170997953_n

Air Terjun Temburun dari Atas
(Foto : Dwi Sartono)

Tempat lain yang juga tak boleh di lewatkan adalah pulau Bawah. Pulau tak berpenghuni itu, menawarkan alam bawah laut yang memikat, anda bisa diving dan snorkeling sepuasnya. (info pulau bawah:  http://forum.kompas.com/nasional/78271-foto-anambas-adalah-pulau-tropis-paling-indah-se-asia.html).  Jika menginginkan hamparan pantai panjang yang seolah tak habis sepanjang mata memandang, anda bisa mengunjungi pantai Padang Malang, di pulau Jemaja.

pulau bawah

pulau bawah

Capek bekeliling pulau, rehatkan saja diri anda didalam kota. Sewa motor atau ojek dan silakan meluncur ke Arung Hijau kira-kira hanya 20 menit dari Tarempa, nikmati hamparan laut China Selatan sambil menyeruput segarnya air kelapa muda, atau makan jajanan mpek-mpek dan bakso khas desa Tiangau. Jika anda ingin berenang di dermaga dengan suasana yang lebih privat jangan datang di hari Sabtu atau Minggu, maka nikmatilah hijau dan bersihnya air laut Arung Hijau tanpa malu ditatap pengunjung lain. Didalam kota kunjungi juga Masjid Jami’Baiturrahim dan Kelenteng/ Vihara Gunung Dewa Siantan, bangunan bersejarah yang menyejukkan dan membuat kita ingat bersyukur, dengan panorama laut yang indah.

Jadi jika anda ingin berkunjung ke Anambas saya rekomendasikan untuk datang bekelompok 4-5 orang, karena akan memudahkan anda serta membuat biaya lebih irit karena anda harus menyewa spead boat secara privat. Untuk mendapatkan informasi mengenai hotel, rental spead boat, atau motor, tak perlu risau. Tarempa kotanya kecil, cukup dengan dengan berjalan kaki dan cari kedai kopi terdekat, macam ragam informasi bisa diperoleh disana, atau tanyakan saja pada resepsion hotel atau tukang ojek tak jauh dari pelabuhan laut. Selamat berkunjung, selamat mencoba…

Sumber:

1. Pengalaman pribadi

2. http://putraanambas.blogspot.com/2011/06/berkunjung-ke-anambas.html

3.http://forum.kompas.com/nasional/78271-foto-anambas-adalah-pulau-tropis-paling-indah-se-asia.html

EKSOTISME DANAU SENTARUM KALA KEMARAU

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Danau Sentarum adalah salah satu kekayaan alam Indonesia yang patut dibanggakan. Danau sentarum merupakan perwakilan ekosistem lahan basah danau, hutan rawa air tawar dan hutan hujan tropik di Kalimantan. Danau ini terletak pada sebelah cekungan sungai Kapuas, yaitu sekitar 700 km dari muara yang menuju laut Cina Selatan. Dibatasi oleh bukit-bukit dan dataran tinggi yang mengelilinginya, Danau Sentarum merupakan daerah tangkapan air dan sekaligus sebagai pengatur tata air bagi Daerah Aliran Sungai Kapuas. Dengan demikian, daerah-daerah yang terletak di hilir Sungai Kapuas sangat tergantung pada fluktuasi jumlah air yang tertampung di danau tersebut (www.dephut.go.id)

lokasinya cui

lokasinya Danau Sentarum
(Foto: http://www.dephut.go.id)

HAMPARAN BANJIR TERUNIK DI DUNIA

Danau Sentarum dinyatakan sebagai Taman Nasional tahun 1999. Luas seluruh kawasan TNDS adalah 132.000 ha ditambah dengan 65.000 ha daerah penyangga. Berdasarkan banyaknya penelitian yang dilakukan, Danau sentarum dinyatakan sebagai wilayah hamparan banjir terunik di dunia, mempunyai kandungan gambut purba berumur 30.000 tahun, dan hutan rawa yang kaya akan keanekaragaman hayati (Giesen & Aglionby, 2000).

dansen

Kondisi Ketika Normal
(Foto: dreamindonesia.wordpress.com)

Ini adalah foto-foto gambar dari keindahan Danau Sentarum yang tak banyak terpublikasi. Keindahan alam ini diperoleh pada kondisi yang sangat langka terjadi, yaitu pada saat musim kemarau tahun 2004 (narasumber, red). Ya, pada saat itu kondisi kekeringan sangat parah. Kondisinya mirip sabana di afrika pada saat kemarau (penulis, red).

untitled-2

Kondisi Ketika Kemarau
(foto: dreamindonesia.wordpress.com)

Foto-foto diambil oleh narasumber yang beruntung, karena pada saat kemarau, sulit untuk dapat akses ke kampung terdekat dan jika bisa pun, perlu biaya yang tidak sedikit.

Foto-Foto: By Zul MS

Alasan Pelayan Restoran Menyimpan Sepasang Sendok di Sakunya

Minggu lalu, saya pergi makan malam bersama beberapa teman kantor di sebuah restoran yang kabarnya cukup laris di daerah kota (untuk yang belum tahu, di Jakarta ada yang dinamakan daerah kota). Saat memesan makanan, saya perhatikan pelayan yang melayani kami membawa sepasang sendok di saku bajunya. Sedikit aneh, tapi saya tidak begitu peduli. Namun, saat pesanan kami mulai diantar, saya melihat pelayan lain membawa pula sepasang sendok di saku bajunya. Saya jadi tertarik untuk melihat sekeliling dan ternyata memang benar dugaan saya, semua pelayan restoran tersebut membawa sepasang sendok di saku baju masing-masing.

Saya jadi ingin bertanya. “Mas kenapa semua pelayan di sini membawa sepasang sendok di sakunya?” tanya saya yang datang membawa piring sate. “Oh begini mas,” jawab si pelayan, “pemilik restoran ini memutuskan untuk menyewa Andersen Consulting, ahli dalam hal analisa efisiensi kerja, untuk memperbaiki kinerja di restoran ini.” “Setelah mereka analisa selama beberapa bulan, mereka menyimpulkan bahwa pelanggan restoran ini menjatuhkan sendok makan mereka sebanyak 73,84 persen lebih sering dibandingkan peralatan makan lain yang ada dimeja. Menurut Andersen Consulting, itu berarti rata rata 3 pelanggan menjatuhkan sendok per meja setiap jamnya. Jika saja semua karyawan restoran mengantisipasi hal itu, berarti kita bisa mengurangi waktu yang terbuang untuk pulang pergi ke dapur mengambil sendok pengganti dan menghemat waktu 1,5 jam waktu kerja per-shift.”
Saking kagumnya dengan penjelasan si pelayan, tanpa sengaja saya menyenggol salah satu sendok yang ada di meja. Segera saja si pelayan mengambil gantinya dari saku baju sambil berujar, “Betulkan Pak, saya tidak harus pergi ke dapur sekarang untuk mengambil sendok pengganti untuk Bapak!” Saya hanya bisa melongo dengan kejadian itu.

Tapi, kisah belum berakhir di situ. Ketika pelayan lain menghidangkan pesanan tambahan, saya tetap memperhatikan sekeliling dan satu lagi hal tampak aneh. Saya perhatikan hampir semua pelayan pria memasang benang yang menyembul diujung ritsluiting celana mereka. Benang itu diikaitkan ke ujung kancing terbawah dari baju. Lagi lagi rasa ingin tahu mengusik saya. Sebab, ternyata pelayan perempuan tak memakai aksesoris benang tersebut.

Ketika si pelayan tadi datang, saya menanyakan soal benang itu. “Wah Bapak ini orangnya perhatian sekali ya. Tidak semua pelanggan disini memperhatikan hal-hal sedetail Bapak,” puji si pelayan sedikit menggombal. Saya hanya tersenyum kecil. Apa anehnya orang suka memperhatikan detail? “Ini juga hasil analisa Andersen Consulting Pak,” katanya melanjutkan, “Mereka menyimpulkan bahwa kami pun harus menghemat waktu yang kami habiskan di kamar kecil ketika buang air kecil. Dengan tali yang dikaitkan ke si”Adik” ini (katanya sambil menunjuk tali itu), kami tidak harus menggunakan tangan ketika mengeluarkannya. Berarti kami akan terbebaskan dari keharusan membasuh tangan setelah buang air kecil. Dan itu menghemat waktu yang terbuang di kamar kecil sebesar 25,92 persen.” Hampir tersedak saya mendengarkan penjelasan itu.”Memang, dengan tali itu tangan jadi terbebas untuk memegang si “Adik”. Tapi, bagaimana caranya untuk memasukkannya kembali ke posisi semula?” tanya saya menyelidik. Dengan setengah berbisik si pelayan berucap, “Andersen Consulting tidak menjelaskan secara spesifik tentang hal itu. Nggak tahu dengan yang lain Pak. Tapi, kalau saya sih pakai sendok yang ada di saku baju ini.”

Just Joke
sumber : Kaskus.us

Dilarang masuk bioskop XXI pake sendal jepit!!!

Siapa yang gak kenal namanya bioskop XXI, pesatnya perkembangan dunia perfilm, merangsang pertumbuhan bioskop di berbagai kota besar di Indonesia. Seiring semakin berkembangnya bioskop tersebut diikuti juga aturan-aturan yang harus ditaati ketika memasuki bioskop demi tercipta ketertiban dalam menonton bioskop. Salah satunya yg dikutip dari http://www.kaskus.us

Kemaren ane ketemu sama temen ane gan, dari ngobrol2, dia cerita kalo dia pernah dilarang masuk bioskop XXI di salah satu mall di jakarta, karena masuknya pake sendal jepit. simak dulu dah ceritanya ya gan :

A=ane
B=temen ane
gini pembicaraannya

B: lo udah pernah masuk ke XXI *** (salah satu mall deh pokooknya)
A: blm pernah, mang knp ?
B: kalo masuk kesana jangan pake sendal jepit ya ?
A: mang kenapa kalo pake sendal jepit ?
B: kaga bisa masuk, gw diomelin sama security nya..
A: masa sih (ane ampe shock dengernya) ??
B: beneran..
A: pegimana ceritanya ? (ane penasaran bgt gan )
B: jadi gw mo masuk kan tuh ke studio 2, pake sendal jepit, eh malah diomelin sm securitynya, kata securitynya

“MAS KALO MO MASUK PAKE TIKET BUKAN SENDAL JEPIT”

A: wkwkwkwk dodol

ane udah serius2 dia malah ngelawak.

 

 

 

 

 

 

8 Oasis Cantik di Dunia

Gurun pasir tidak melulu pasir. Di beberapa lokasinya terdapat danau-danau alam yang airnya berasal dari sumber air setempat maupun yang berasal dari curah hujan tahunan. Di sini juga biasanya dijumpai pepohonan palem dan bahkan tanaman-tanaman buah dan taman yang subur. Di lokasi oasis seperti inilah biasanya populasi terbentuk. Sayangnya banyak yang lenyap karena berbagai sebab.

berikut ini adalah 8 oasis yang paling mengagumkan di beberapa belahan dunia:

1. Danau-danau Ubari, Oasis Erg Awbari, Sahara
Lokasinya dekat Fezzan dan 30 km sebelah utara Germa, Libia. Danau berair asin ini merupakan suatu lokasi pusat perdagangan bagi warga setempat yang kebanyakan menjual suvenir dan barang-barang lainnya di pinggir danau.

Salah Satu Pemandangan di Ubari Oasis Erg Awbari, Sahara

Umm Al-Maa, yang berarti Ibu Air, merupakan salah satu danau terbesar di oasis ini. Sayangnya, seperti danau-danau lainnya, lapisan air di area ini demikian dalam sehingga danau-danau ini mulai mengering.

Berbarengan dengan airnya yang mulai kotor, tingkat garamnya pun saat ini sama dengan di Laut Mati. Tingginya garam di danau Umm Al-Maa membuat Anda mudah terapung jika berendam di sini.

Bekas kota Gebraoun yang telah ditinggalkan penghuninya terletak tidak jauh dari sini dengan reruntuhan bangunan yang impresif menunjukkan bahwa danau-danau di sini pernah menjadi gantungan hidup yang memadai dan berkualitas.

2. Oasis Huacachina, Peru
Hucachina merupakan kota oasis kecil di daerah Ica, barat daya Peru. Oasis yang diberi nama “Oasis of Americas” ini merupakan resort populer di kalangan turis asing maupun domestik. Legenda setempat menceritakan bahwa danau ini terbentuk saat pemburu muda mengganggu seorang puteri cantik yang sedang mandi. Puteri tersebut segera pergi menghilang meninggalkan kolam air yang kemudian menjadi danau.

Oasis Huacachina, Peru

Oasis Huacachina, Peru

3. Oasis Turpan, China
Turpan, atau dikenal juga dengan nama Tulufan, merupakan kota oasis di daerah Xinjiang Uygur, China. Berjarak hanya 8 km sebelah barat reruntuhan kota Jiaohe, suatu daerah batas pasukan garnisun yang dihancurkan oleh Genghis Khan pada jaman dinasti Han.

Oasis Turpan, China

4. Danau Gurun di Brasil
Danau gurun yang indah ini terletak di Lençóis Maranhenses National Park, Maranhao, Brasil. Terbentuk sebagai bagian dari suatu sistem danau air tawar yang berasal dari hujan selama enam bulan pertama tiap tahunnya dan kemudian akan menguap secara bertahap dan tahun berikutnya airnya akan meninggi kembali. Beberapa danau di antaranya terdapat pepohonan palem, sementara yang lainnya gersang

Danau Gurun di Brasil

5. Danau Creescent di Gurun Gobi China
Danau gurun ini berlokasi di ujung sebuah kota kuno yang bisa dijumpai pada perjalanan sepanjang Silk Road ke Barat. Saat ini mulai mengering dan turun lebih dari 25 feet sepanjang 30 tahun terakhir karena digunakan langsung oleh petani dan populasi yang semakin meningkat. Ini mengakibatkan berangsur menghilangnya danau ini yang telah ada sejak ribuan tahun yang lalu.

Danau Creescent di Gurun Gobi China

6. Oasis Chebika, Tunisia
Oasis cantik ini mungkin adalah oasis yang paling banyak dilihat orang tanpa orang menyadarinya. Di sinilah lokasi pembuatan film Star Wars Episode IV: A New Hope. Nama oasis inipun akhirnya diambil dari salah satu karakter di film tersebut yaitu Chewbacca.

Oasis Chebika, Tunisia

Oasis Chebika, Tunisia

7. Oasis Timia, Gurun Sahara, Nigeria
Oasis Timia berlokasi di Aïr Mountains (Nigeria utara), merupakan oasis paling indah di negara ini karena suatu alasan. Bukan hanya karena gambaran sebuah danau di tengah gurun dengan beberapa pohon palemnya saja, di dalamya juga terdapat taman-taman subur dengan tanaman jeruk dan buah delima yang siap dipetik dan dimakan di tempat (dengan membayar tentunya).

Oasis Timia, Gurun Sahara, Nigeria

Oasis Timia, Gurun Sahara, Nigeria

Pemukiman di sekitar Oasis Timia, Gurun Sahara, Nigeria

Beberapa jenis pohon buah-buahan lainnya, sereal, dan sayur-sayuran juga tumbuh di sini. Hasil panennya bahkan juga dikirim ke daerah lain di Nigeria.

8. Oasis di Oman
Oasis hijau ini tersembunyi di tengah gurun Oman. Beberapa oasis di kesultanan Oman kerap dijadikan tempat studi botanikal di bidang agro-biodiversity. Para peneliti juga mencari sebab mengapa jumlah oasis berkurang dengan cepat.

Oasis di Oman

Sebenarnya masih banyak oasis alami lainnya di muka bumi ini, tapi setidaknya inilah yang masih tersisa dan dimanfaatkan manusia dan terdokumentasi.

sumber : http://nugum.blogspot.com/2010/11/8-oasis-yang-cantik.html


 

Sabtu, 27 November 2010

8 Oasis Yang Cantik

Gurun pasir tidak melulu pasir. Di beberapa lokasinya terdapat danau-danau alam yang airnya berasal dari sumber air setempat maupun yang berasal dari curah hujan tahunan. Di sini juga biasanya dijumpai pepohonan palem dan bahkan tanaman-tanaman buah dan taman yang subur. Di lokasi oasis seperti inilah biasanya populasi terbentuk. Sayangnya banyak yang lenyap karena berbagai sebab.

1. Danau-danau Ubari, Oasis Erg Awbari, Sahara
Lokasinya dekat Fezzan dan 30 km sebelah utara Germa, Libia. Danau berair asin ini merupakan suatu lokasi pusat perdagangan bagi warga setempat yang kebanyakan menjual suvenir dan barang-barang lainnya di pinggir danau.


Umm Al-Maa, yang berarti Ibu Air, merupakan salah satu danau terbesar di oasis ini. Sayangnya, seperti danau-danau lainnya, lapisan air di area ini demikian dalam sehingga danau-danau ini mulai mengering.


Berbarengan dengan airnya yang mulai kotor, tingkat garamnya pun saat ini sama dengan di Laut Mati. Tingginya garam di danau Umm Al-Maa membuat Anda mudah terapung jika berendam di sini.


Bekas kota Gebraoun yang telah ditinggalkan penghuninya terletak tidak jauh dari sini dengan reruntuhan bangunan yang impresif menunjukkan bahwa danau-danau di sini pernah menjadi gantungan hidup yang memadai dan berkualitas.

2. Oasis Huacachina, Peru
Hucachina merupakan kota oasis kecil di daerah Ica, barat daya Peru. Oasis yang diberi nama “Oasis of Americas” ini merupakan resort populer di kalangan turis asing maupun domestik. Legenda setempat menceritakan bahwa danau ini terbentuk saat pemburu muda mengganggu seorang puteri cantik yang sedang mandi. Puteri tersebut segera pergi menghilang meninggalkan kolam air yang kemudian menjadi danau.


3. Oasis Turpan, China
Turpan, atau dikenal juga dengan nama Tulufan, merupakan kota oasis di daerah Xinjiang Uygur, China. Berjarak hanya 8 km sebelah barat reruntuhan kota Jiaohe, suatu daerah batas pasukan garnisun yang dihancurkan oleh Genghis Khan pada jaman dinasti Han.


4. Danau Gurun di Brasil
Danau gurun yang indah ini terletak di Lençóis Maranhenses National Park, Maranhao, Brasil. Terbentuk sebagai bagian dari suatu sistem danau air tawar yang berasal dari hujan selama enam bulan pertama tiap tahunnya dan kemudian akan menguap secara bertahap dan tahun berikutnya airnya akan meninggi kembali. Beberapa danau di antaranya terdapat pepohonan palem, sementara yang lainnya gersang


5. Danau Creescent di Gurun Gobi China
Danau gurun ini berlokasi di ujung sebuah kota kuno yang bisa dijumpai pada perjalanan sepanjang Silk Road ke Barat. Saat ini mulai mengering dan turun lebih dari 25 feet sepanjang 30 tahun terakhir karena digunakan langsung oleh petani dan populasi yang semakin meningkat. Ini mengakibatkan berangsur menghilangnya danau ini yang telah ada sejak ribuan tahun yang lalu.

Pentingnya sebuah KETELITIAN untuk Dokter

Ada seorang Dokter senior dijuluki Dr.fear factor,
karena setiap memberi pelajaran pada para calon dokter
selalu menggunakan organ jantung busuk, lengkap dengan
belatung-belatungnya.

[Serem Gan!!! Mohon yang lagi makan jangan baca ini dulu]

 

Dokter : Pelajaran pertama
Seorang DOKTER TIDAK BOLEH JIJIK!

Lalu dokter itu mengaduk-ngaduk jantung tersebut dengan
jarinya, kemudian menjilati jarinya. Langsung deh
separuh calon dokter yang ikut pelajaran itu muntah.

Dokter : Nah sekarang, semuanya satu persatu lakukan
seperti yang saya lakukan tadi!
dengan terpaksa para calon dokter melakukannya dan
semuanya muntah karena tidak tahan.

Dokter : Sekarang, pelajaran kedua
Seorang DOKTER HARUS TELITI!

Dokter : Perhatikan, tadi yang saya gunakan
mengaduk-ngaduk jantung busuk adalah jari TELUNJUK,
sedangkan yang saya jilati adalah jari TENGAH!

para calon dokter :@#^!!!…

sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4568517

Sepatu tertua di dunia ada di armenia

Sepatu bertali terbuat dari kulit sapi, berwarna coklat, yang dibuat 5.500 tahun yang lalu (awal peradaban manusia), telah ditemukan di sebuah gua di Armenia. Sepatu yang telah berusia 5.500 tahun tersebut, berukuran 4, terkubur di sebuah gua di Armenia, masih terlihat utuh dan relatif masih baik. Menurut para arkeolog (ahli ilmu pubakala), kemungkinan sepatu tersebut milik seorang perempuan yang sengaja dikubur di gua itu untuk tujuan ritual. Di dalam gua tersebut juga ditemukan 3 pot, masing-masing berisi tengkorak anak-anak, bersama wadah berisi jawawut, gandum, dan buah apricot.

Sepatu itu dipakai oleh seorang petani (wanita yang dikubur di gua tersebut) yang tinggal di pegunungan Vayots Dzor, di provinsi Armenia, berdekatan dengan perbatasan Turki dan Iran yang modern. Sepatu itu terbuat dari satu lapis kulit, disamak dengan minyak sayur, dan dibentuk sesuai dengan kaki si pemakainya. Sepatu tersebut berisi rumput, dimana arkeolog masih menyimpan pertanyaan apakah rumput ini untuk menahan dingin, atau untuk mempertahankan bentuk sepatu.

Peta wilayah Armenia. Tanda kotak merah (Areni 1) adalah lokasi dimana sepatu kuno tersebut ditemukan.

Jalan masuk ke sebuah gua di Armenia. Tanda biru di tengah gambar adalah lokasi dimana sepatu kuno tersebut ditemukan.

Inilah gambar lubang galian di gua dimana tempat ditemukannya sepatu kuno tersebut.

Foto sepatu tertua di dunia seperti yang sudah disebutkan diatas, terbuat dari kulit, dibikin 5.500 tahun yang lalu (awal peradaban manusia), terlihat masih awet dan bentuknya utuh.

Gambar paling atas dan bawah menggambarkan secara detail jalinan tali sepatu. Dan gambar sebelah kanan adalah bagian bawah sepatu (sol sepatu).